Produsen
handphone tidak ada lelahnya untuk terus berinovasi sesuai dengan
kebutuhan pasar. Jika kita masih ingat, jaman dahulu handphone memiliki
baterai yang bisa dilepas dan sangat mudah untuk menggantinya ketika
rusak, berbeda dengan jenis handphone jaman sekarang yaitu
smartphone, yang banyak menggunakan sistem baterai tanam atau biasa disebut Non-Removable.
Baterai Non-Removable adalah baterai
yang tertanam didalam perangkat smartphone. Untuk membuka
baterai Non-Removable, kalian harus membongkar keseluruhan gadget
kalian, itu sebabnya banyak orang beranggapan Non-Removable merupakan
baterai yang tidak bisa dilepas.
Kelebihan & Kekurangan Non-Removable
Sebelum kita masuk kedalam pembahasan mengenai Cara Jitu Merawat
Baterai Tanam (Non-Removable), sebaiknya kita kupas terlebih dahulu Pro
dan Kontra baterai yang tidak dapat dilepas ini. Mungkin bisa smarters
jadikan refrensi untuk mempertimbangkan setiap fitur
spesifikasi smartphone yang akan direncanakan untuk dibeli.
Kelebihan
- Biasanya sebagian besar smartphone dengan baterai inbuilt memiliki
slot kartu memori eksternal dan slot SIM. Sehingga pengguna tidak harus
melepas back cover setiap saat. Juga menghemat waktu untuk tidak melepas
baterai saat mengganti kartu SIM.
- Casing belakang smartphone tidak mudah rusak dikarenakan sering
dibuka, karen baterai non-removable tidak bisa membuka cas bagian
belakang.
- Debu tidak akan masuk ke bagian dalam ponsel karena semua sisi
sebagian besar tertutup rapat. Jadi smartphoe terlihat tertutup rapat
dan baru.
- Smartphone akan terlihat lebih solid dan manufakturnya bisa membuat
ponsel lebih ramping dengan mengurangi celah dan ponsel langsing
terlihat lebih stylish.
- Biasanya baterai built-in (tanam) memiliki masa pakai lebih tinggi (lebih tahan lama) dari pada baterai yang dapat dilepas.
Kekurangan
- Kalian tidak dapat menggunakan baterai cadangan atau baterai
sekunder saat baterai utama kalian kehilangan dayanya, ini adalah
kelemahan utama dari baterai yang tidak dapat dilepas.
- Jika ponsel kalian hang dan semua kontrol kalian berhenti bekerja
maka kalian tidak dapat mereset dengan melepaskan baterai. Sekarang
satu-satunya pilihan yang tersisa adalah menunggu sampai daya baterainya
habis.
- Semua jenis baterai akan rusak pada waktunya dan baterai inbuilt
(Non-Removable) tidak terkecuali. Tidak mudah mengganti baterai lama
dengan baterai yang lebih baru. Kalian mungkin perlu membayar jasa
service secara terpisah untuk orang yang mengganti baterai.
Tips Merawat Baterai Tanam (Non-Removable)
1. Jangan Charger Terlalu Lama

Untuk merawat baterai tanam di smartphone kesayangan smarters,
pastikan kalian tidak mencharger ketika baterai sudah penuh. Mencharger
terlalu lama akan membuat cell didalam baterai rusak karena lamanya
aliran listrik yang masuk kedalam cell. Untuk mencegah itu, jangan
mencharger baterai di malam hari agar kalian bisa mencabutnya (tidak
ketiduran) saat baterai sudah penuh 100%.
2. Memakai Charger Original

Banyak orang yang meremehkan penggunaan charger original, hal itu
membuat baterai tanam mereka menjadi lekas rusak. Kenapa ? Charger yang
tidak original akan menghantarkan aliran listrik dengan tegangan yang
tidak sesuai (lebih tinggi atau lebih rendah) dengan standart kapasitas
baterai smartphone yang dicharger. Contoh kasus: Smartphone
iPhone menggunakan kepala charger
Samsung.
3. Memakai Kabel USB Original

Sama halnya dengan kepala charger, penggunaan kabel usb original akan
membuat baterai Non-Removable smarters akan lebih awet. Saya sarankan
jangan memakai kabel merk smartphone lain, meskipun type usb kabelnya
sama. Contoh kasus: Kabel charger
Advan dipakai di
Oppo
4. Jangan Memakai Smartphone Saat Dicharger

Tips merawat baterai Non-Removable keempat ini yang paling banyak
terjadi pada kalian semua, memakai smartphone saat dicharger akan
membuat baterai cepat kembung,
Baca juga: Penyebab Pasti Baterai HP Kembung. Kenapa
? karena aliran listrik yang masuk akan langsung keluar dikarenakan
smartphone sedang dalam penggunaan smarters. Saran saya, hindari
penggunaan gadget kalian saat sedang dicharger.
5. Memasang Aplikasi Penghemat Baterai

Untuk merawat baterai tanam, smarters wajib menginstall aplikasi
penghemat baterai. Fungsi aplikasi ini akan terasa sekali bagi smarters
yang sudah menginstallnya. Aplikasi ini akan mematikan program yang
sudah tidak digunakan lagi namun sedang berjalan di smartphone kalian.
Buat smarters pengguna
Android bisa langsung baca artikel yang ini:
Aplikasi Penghemat Baterai Android Terbaik
6. Charging Smartphone Sebelum 25%

Menunggu baterai smartphone sampai habis atau lowbat itu sangat tidak
baik untuk kesehatan baterai Non-Removable. Untuk menjaga agar baterai
kalian tetap awet pastikan untuk menchargernya sebelum daya 25%.
7. Jangan Biarkan Baterai Panas

Penggunaan smartphone yang berlebihan juga tidak bagus untuk keawetan
baterai tanam. Jika smarters menggunakan smartphone dengan durasi yang
cukup lama, akan membuat baterai menjadi panas, sebaiknya berhenti
sejenak sampai smartphone dingin kembali. Hal ini bertujuan agar
baterai Non-Removable tetap awet.
8. Jangan Sering Menggunakan Power Bank

Penggunaan Power Bank secara terus menerus juga sangat tidak
diromendasikan, untuk baterai tanam khususnya. Aliran listrik yang
dihantarkan oleh power bank tidak sestabil ketika smarters menggunakan
charger original dari pabriknya. Apa lagi jika kalian menggunakan Power
Bank yang palsu. Hmm pokonya jangan deh.
9. Biasakan Mengisi Baterai Sampai Full

Siapa yang sering mengisi baterai hanya 50% atau tidak sampai full ?
pasti banyak sekali disini yang sudah melakukan hal ini, untuk merawat
baterai tanam, sebaiknya smarters jangan lakukan lagi hal semacam ini.
Mengisi baterai yang tidak sampai penuh akan membuat cell didalam
baterai menjadi kurang maksimal dalam penyimpanan daya.
10. Kurangi Bermain Game

Buat smarters pencinta game HD atau game online sebaiknya mulai
sekarang mulai membuat jadwal bermain game. Bermain game berlebihan akan
membuat baterai Non-Removable mudah rusak dan kembung, kenapa ? game
dengan ukuran besar apalagi HD/online membutuhkan daya baterai cukup
besar untuk menjalankannya. Oleh karena itu, smarters jangan keseringan
bermain game ya.